Beberapa Catatan Menarik Hingga Bulan Kedua Liga Serie A

Written by bola888. Posted in artikel

Liga Serie A Italia didominasi oleh Juventus dalam beberapa tahun terakhir setelah beberapa klub besar Italia mengalami stagnasi dan gagal bersaing untuk perebutan gelar Scudetto. Lazio, Inter Milan, Fiorentina, Sampdoria dan AC Milan tampil kurang kompetitif dalam beberapa musim terakhir. Praktis hanya Napoli yang mampu menempel Juventus meski hanya sesekali terlihat mengancam dalam perolehan nilai. AC Milan menjadi salah satu klub terbesar Italia yang mengalami paceklik prestasi; bahkan untuk masuk ke peringkat 10 besar saja Rossoneri seringkali terlihat sulit bersaing. Beberapa pergantian manajer menunjukkan betapa sulitnya AC Milan menemukan permainan terbaik; terutama selepas ditinggalkan Massimiliano Allegri yang pindah ke Juventus.Beberapa Catatan Menarik Hingga Bulan Kedua Liga Serie A Setelah Filippo Inzaghi dan Sinisa Mihajlovic gagal mengangkat performa dan prestasi AC Milan; pekerjaan berat sebagai manajer kini disandang oleh Vincenzo Montella. Mantan penyerang AS Roma, manajer Fiorentina dan Sampdoria tersebut ternyata memberi warna baru pada permainan AC Milan dan mulai menunjukkan efek positif sejak kedatangannya. Montella kini tengah berusaha memoles pemain – pemain muda yang ia miliki di AC Milan untuk mengadaptasikan gaya yang ia inginkan dengan skuad yang ada. Para pemain muda seperti Gianluigi Donnarumma, Manuel Locatelli, Suso, Davide Calabria, Alessio Romagnoli, Mattia de Sciglio, dan M’Baye Niang menjadi tulang punggung tim muda AC Milan musim ini. Tujuh pemain tersebut berusia 23 tahun atau lebih muda dan membuat skuad AC Milan musim ini mungkin akan menjadi pondasi yang kokoh untuk masa mendatang. Tidak kalah dalam 4 pertandingan; sedikit banyak menunjukkan karakter positif yang dimiliki tim asuhan Vincenzo Montella meski kelemahan di beberapa titik masih butuh perbaikan. Jika AC Milan menunjukkan grafik meningkat; hal sebaliknya dialami oleh rival sekota Inter Milan. Setelah kalah di 2 laga Liga Eropa saat melawan hapoel Be’er Sheva dan Sparta Prague; Inter Milan mencatat 4 kekalahan di 9 laga yang dijalani. Persiapan minim yang dimiliki manajer baru Frank de Boer mungkin menjadi alasan buruknya performa Inter Milan. Manajer asal Belanda yang menggantikan Roberto Mancini tersebut ditunjuk untuk memimpin skuad Inter Milan hanya 10 hari sebelum kompetisi dimulai. Meski mampu tampil cukup baik dan menghibur di Serie A; namun Inter Milan masih tertahan di peringkat 9. Kejutan di Serie A ditunjukkan oleh Chievo Verona yang mampu bertahan di peringkat 5 klasemen sementara sebelum jeda internasional bulan Oktober. Penyerang Chievo hanya mencetak gol sebanyak 2 kali dan hanya tim – tim di zona degradasi yang mencatat rata – rata tembakan lebih rendah per pertandingan. Namun Chievo yang berada di peringkat 5 hanya berselisih 1 angka saja dari Napoli yang berada di peringkat 2. Inter Milan secara mengejutkan mampu mereka kalahkan; manajer Rolando Maran mampu membangun tim yang tangguh dalam bertahan dan efektif dalam menyerang.

Tags: