Beberapa Pemain Mengalami Perkembangan Positif Setelah Berganti Posisi

Written by bola888. Posted in Uncategorized

Beberapa pemain secara mengejutkan mengalami perubahan drastis pada peran mereka di lapangan. Kedatangan manajer baru dan masalah di tim yang butuh solusi cepat seringkali menjadi alasan mengapa seorang pemain menjalani peran baru di sebuah tim. Meski terbilang tidak biasa dan terkadang terkesan ekstrim; namun beberapa pemain ternyata mampu bersinar di musim 2016/17 ini setelah memperoleh peran baru di tim mereka. Beberapa pemain secara mengejutkan mengalami perubahan peran dan posisi yang jauh berbeda; namun justru memperlihatkan permainan yang semakin baik dan member kontribusi lebih besar bagi tim mereka. Beberapa Pemain Mengalami Perkembangan Positif Setelah Berganti Posisi Salah satu kejutan unik terkait perubahan posisi di musim ini terjadi pada seorang James Milner. Meski telah dikenal sebagai pemain tengah serba bias yang dapat dimainkan di posisi manapun di lini tengah; ternyata Milner masih menyimpan potensi hebat sebagai seorang full back. Krisis pemain di posisi bek kiri setelah performa Alberto Moreno yang menurun di awal musim ini memaksa seorang Jurgen Klopp melakukan konversi peran James Milner untuk mengisi posisi tersebut. Ketika Liverpool masih memiliki peluang membeli pemain baru; Klopp dengan tegas menyatakan tidak akan menambah pemain dan menemukan solusi pada diri seorang James Milner. Sebagai pemain dengan karakter pekerja keras; Milner sangat cocok dimainkan sebagai bek sayap. Kemampuannya bertahan cukup memadai dan agresivitasnya ketika menyerang menjadi nilai lebih yang membuat lini serang Liverpool menjadi semakin berbahaya. (Baca: Bursa transfer musim dingin menjadi penentu masa depan pemain) Situasi yang nyaris serupa dialami Victor Moses dan Cesar Azpilicueta di Chelsea. Kedatangan manajer baru Antonio Conte yang bertugas menyelesaikan masalah di skuad Chelsea membawa perubahan besar bagi peran dan gaya bermain Moses dan Azpilicueta. Setelah krisis pemain di posisi bek tengah karena John Terry yang semakin tidak dapat diandalkan; Conte dengan berani merubah formasi lini belakang Chelsea. Mantan manajer Juventus tersebut dengan cerdik memainkan 3 pemain belakang seperti yang ia lakukan di Juventus dan tim nasional Italia. Sebuah pilihan yang jarang dilakukan manajer elit di Liga Primer Inggris. Conte memilih Gary Cahill, David Luiz dan Cesar Azpilicueta sebagai 3 pemain lini belakang dengan formasi 3 bek tengah dan memainkan Victor Moses bersama Marcos Alonso sebagai wing back. Cesar Azpilicueta sebelumnya merupakan full back di sisi kiri mendapat perubahan peran sebagai salah satu bek tengah di formasi 3 pemain belakang. Adaptasi yang cepat ditambah dengan control bola bagus dan insting bertahan tinggi membuat Azpilicueta sebagai pemain penting di lini belakang Chelsea saat ini. Sedangkan Moses yang sebelumnya merupakan penyerang sayap memiliki kelebihan pada kecepatan dan kekuatan fisik; modal yang cocok sebagai pemain bertahan di tepi lapangan. Kerja keras, kecepatan dan kecerdikan dalam distribusi bola membuat Victor Moses terlihat seperti bek sayap yang alami di sisi kanan.

Tags: , ,