Come Back Si Nyonya Tua

Written by bola888. Posted in artikel

Come Back Si Nyonya Tua

Juventus baru saja memenangkan laga terakhirnya melawan Fiorentina tadi malam dengan kemenangan telak 3-1. Fiorentina sendiri saat ini berada di posisi kedua dan sangat berambisi untuk mendekatkan perbedaan poin dengan pemimpin klasemen, FC Internazionale. Gol pertama didapatkan oleh kubu Fiorentina melalui tendangan penalti di awal babak pertama. Tetapi beberapa saat kemudian, Cuadrado membalas gol tersebut dan membuat skor imbang sampai pertengahan babak kedua. Beberapa komentator dan pengamat bola lainnya sudah menganggap bahwa pertandingan ini akan berakhir seri. Hal ini dikarenakan selama berjalannya babak kedua, Juventus sangat kesulitan untuk bisa menembus pertahanan dari Fiorentina.

Sepak bola tetaplah sepak bola, sampai detik terakhirpun tak akan ada yang bisa menebaknya. Siapa yang percaya dalam sepuluh menit terakhir Juventus bias melesatkan dua buah gol ke gawang La Viola. Gol ini disarangkan oleh Mario Mandzukic dan Paulo Dybala. Dengan skor telak 3-1 atas sang runner-up, Juventus kini telah kembali ke percaya dirinya untuk bisa bersaing lagi dengan para pemuncak klasemen. Digadang-gadang kalau Juventus yang sekarang telah berubah tidak seperti Juventus di musim-musim sebelumnya, kemengan telak ini telah membantah segala isu tersebut. Sang manajer dari Juventus pun kini sudah siap untuk bersaing kembali demi mendapatkan gelar juara Liga Italy. Ditambah lagi, kemenangan ini adalah kemenengan ke lima yang diraih oleh Juventus dalam lima pertandingan terakhirnya. Tentu saja kemenangan ini akan menjadi booster yang bisa menjadi modal untuk tetap mempertahankan kemenangan secara beruntun ini.

Walaupun musim 2015-2016 baru saja berjalan setengah musim, tren positif yang dilakukan Juventus adalah sebuah modal penting sebuah tim demi menjaga konsistensi performanya. Hal yang terpenting selain tetap menjaga pemainnya jauh dari cedera, manajer dari setiap tim pun harus tetap bisa menjaga tren positif yang sudah dilakukan oleh timnya. Bukan hal yang mudah untuk mempertahankannya, bahkan akhir penghujung bulan Desember diketahui sebagai bulan dengan pertandingan terpadat, bukan tidak mungkin beberapa pemain Juventus akan terkena badai cedera. Hal ini semua tergantung pada sang manajer dalam memilih komposisi skuat pemainnya dengan cerdas dan juga pintar.